Jumat, 05 Juni 2015

Kelebihan dan Kekurangan VPS Hosting


apa kekurangan dan kelebihan menggunakan VPS? Apa itu VPS? VPS atau juga disebut Virtual Private server adalah sebuah metode untuk mempartisi ataupun membagi sumberdaya (resource) sebuah server fisik menjadi beberapa server virtual. Dan server virtual tersebut memiliki kemampuan menjalankan operating system sendiri seperti layaknya sebuah server fisik.

alasan menggunakan sebuah VPS Hosting karena Ekspansi kebutuhan resource yang mana shared hosting sudah tidak bisa mencukupinya seperti space yang besar, dan memerlukan resource yang besar pula. Website anda mempunyai tingkat kunjungan tinggi yang jika menggunakan shared hosting akan mengganggu pelanggan lain dalam satu server ( biasanya akan di warning oleh pihak hosting)
Jaminan keamanan yang lebih tinggi, Karena anda sendiri yang melakukan setting. Membutuhkan kustomisasi yang tidak dapat dilakukan di shared hosting seperti misalkan installasi phyton, java server, akses VPN, dan lain-lain


  • kelebihan menggunakan VPS Hosting

Fleksibel – Anda dapat menginstall software di VPS sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Anda akan memiliki akses ROOT, dimana dengn mempunyai akses ini, anda dapat melakukan apa saja terhadap VPS anda. Garansi resource (CPU, RAM, dan Space) Anda tidak akan diusir pihak hosting karena menggunakan WP-Robot atau sejenisnya.


  • kekurangan menggunakan VPS Hosting

Anda wajib mempunyai pengetahuan lebih tentang penggunaan server linux ataupun windows. Karena pihak hosting tidak membantu akan hal ini, kecuali anda menggunakan jasa manage. Biaya lebih mahal dari share hosting. Semakin anda membutuhkan resource yang besar, akan perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar

Kelebihan dan Kekurangan Colocation Server


Colocation Server adalah tempat yang menyediakan layanan untuk menyimpan atau menitipkan server di Data Center yang memiliki standar keamanan fisik dan infrastuktur, seperti: kestabilan arus listrik, flooring, UPS, power generator, air temperature control , kestabilan akses internet, CCTV dan personil security yang akan bekerja setiap hari dalam memantau Server anda. Biasanya server ini disimpan dalam rak atau kabinet.
Kelebihan Colocation Server
Biaya bulanan Colocation Server biasanya tidak tergantung dari spesifikasi server yang digunakan karena pengguna hanya dikenakan biaya sewa di  Data Center. Penggunaan server dengan spesifikasi rendah, menengah ataupun canggih tidak mempengaruhi biaya bulanan.

Kekurangan Colocation Server
Kekurangan Colocation Server adalah, pengguna harus bertanggung jawab terhadap kerusakan yang mungkin terjadi di server miliknya itu.

Colocation Server sama seperti Dedicated Server, dimana pengguna bisa melakukan kontrol penuh terhadap server mereka dan mengontrol semua aktivitas yang terjadi di dalam server. Juga merupakan layanan yang cocok untuk aktifitas bisnis besar dan menangani trafik data yang tinggi dan juga mempunyai kemampuan untuk menangani lebih dari satu nama domain, membuat layanan email yang baik, memiliki dukungan database dan software yang tak terbatas. 

Kelebihan dan Kekurangan Dedicated Server

Dedicated Server sebuah layanan yang memungkinkan seseorang untuk menyewa server yang ditempatkan di Data Center. Server yang disewa tersebut sepenuhnya akan dipergunakan dan diperuntukan untuk penyewa server tersebut dan tidak akan dibagi kepada orang lain.


  • Kelebihan Dedicated Server

Keuntungan dari layanan ini adalah jika terjadi kerusakan pada server yang digunakan, maka itu menjadi tanggung jawab dari penyedia server untuk memperbaikinya.

  • Kekurangan Dedicated Server

Biaya yang cukup mahal dengan adanya tambahan biaya server selain biaya sewa di Data Center.


“Berbeda dengan Colocation dimana seseorang harus memiliki server terlebih dahulu dan diletakkan ke Data Center, sedangkan Dedicated Server dimana seseorang menyewa server sekaligus ditempatkan di Data Center”
Pada Dedicated Server, Pengguna bisa melakukan kontrol penuh terhadap server mereka dan mengontrol semua aktivitas yang terjadi di dalam server. Semua resource/sumber daya server seperti core prosesor, RAM, hardisk dapat Anda atur sesuai kebutuhan. Dengan hak kontrol secara penuh tentunya akan menjamin kenyamanan dan keamanan data Anda. 
Layanan ini cocok untuk aktifitas bisnis besar dan menangani trafik data yang tinggi. Selain itu juga mempunyai kemampuan untuk menangani lebih dari satu nama domain, membuat layanan email yang baik, memiliki dukungan database dan software yang tak terbatas. 

Kelebihan dan Kekurangan Shared Hosting

Statistik Performa Server Shared Hosting

Shared Hosting adalah sebuah server yang digunakan secara bersama-sama dengan pengguna lain untuk keperluan email, website, file-file dan lain-lainnya. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari shared hosting :

  • Kelebihan Shared Hosting
Karena sebuah server digunakan untuk beberapa pengguna lain, maka harga penyewaan untuk Shared Hosting relatif lebih murah. Meskipun data Anda di letakkan dalam satu server yang sama dengan pengguna lain, namun Anda tidak perlu terlalu khawatir terhadap privasi Anda karena pihak penyedia layanan hosting memiliki sistem kontrol administrasi yang relatif aman.

  • Kekurangan Shared Hosting
Karena shared hosting digunakan untuk beberapa pengguna, tentunya beban server akan di tanggung bersama. Jadi, misalkan ada pengguna yang memiliki kunjungan ribuan orang perhari tentunya akan memakan performa dari server kita. Itu Artinya, performa situs Anda juga akan menurun karena ini akan berakibat pada semua situs yang berada dalam satu server.

Bagaimana cara Memilih Web Hosting Yang Baik


Sebelum memilih paket layanan web hosting, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. jika Anda memiliki dana, direkomendasikan untuk memilih web hosting berbayar daripada yang gratis. Jika Anda memutuskan memilih web hosting gratis, pertimbangkan saja kemungkinan perkembangan di masa depan.
sebagai contoh, jika situs Anda ternyata memiliki banyak pengunjung, web hosting gratis tidak akan bisa diandalkan lagi. Web hosting gratis umumnya tidak memberikan banyak fleksibilitas baik dalam hal bandwidth maupun kelengkapan fitur.
jika Anda hendak memilih web hosting berbayar, berikut ini ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Lokasi Hosting

Penting untuk memperhatikan lokasi hosting. Jika ingin menargetkan pengunjung Indonesia, Anda disarankan mencari perusahaan web hosting lokal.
Mengapa? Hal ini untuk memastikan bahwa pengunjung yang mengunjungi situs Anda adalah pengunjung dari pasar yang Anda targetkan.

  • Disk Space

Jika situs Anda tidak terlalu besar, ukuran disk space sekitar 50 Mb akan lebih dari cukup. Tapi jika Anda memiliki lebih dari 1 situs, disarankan untuk mencari paket yang menawarkan space lebih besar.
3. Bandwidth
Ini mungkin adalah faktor paling penting yang perlu Anda pertimbangkan. Jika pengunjung situs Anda banyak, disarankan memiliki bandwidth bulanan sekitar 5-10 kali ukuran disk space.
Jika melampaui batas bandwidth, bisa jadi perusahaan web hosting akan meminta Anda membayar biaya ektra.

  • Harga

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan web hosting gratis, faktor ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi, jika Anda memilih untuk memakai hosting web berbayar, harga akan memiliki andil yang besar. Jika Anda mempunyai cukup dana, membayar jangka panjang lebih dianjurkan karena biaya akan jatuh lebih murah dibanding membayar tiap bulan.

  • Uptime dan Kecepatan Akses

Uptime sangat penting untuk situs yang memiliki pengunjung dari seluruh dunia. Oleh karena itu, adalah bijaksana untuk mencari perusahaan web hosting dengan persentase uptime yang bagus.
Kebanyakan perusahaan web hosting mengklaim memiliki uptime hingga 99%. Untuk memastikannya, periksa kebenaran klaim ini melalui berbagai forum review web hosting.

Mengenal Jenis-jenis Web Hosting


Hosting (disebut juga Web Hosting / sewa hosting) adalah penyewaan tempat untuk menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah website dan sehingga dapat diakses lewat Internet. Data disini dapat berupa file, gambar, email, aplikasi/program/script dan database. Pengertian Hosting dapat diibaratkan sebagai contoh berikut; sebuah website diibaratkan sama dengan kios/ruangan di Mall.
Manajemen Mall menyewakan ruangan, infrastruktur, listrik, telepon dan fasilitas lainnya agar orang-orang dapat membuka usaha. Setiap kios pengelolanya dapat berbeda, dekorasinya berlainan dan beroperasi masing-masing dengan caranya sendiri. Dalam hal ini kios atau ruangan yang disewa tentu mempunyai batasan ruangan (mis: 10m x 7m) dan maksimum adalah besarnya gedung Mall tersebut
. Perusahaan Hosting  menyediakan hardware, jaringan (infrastruktur), email (telepon), dan sebagainya agar anda dapat membuka/membuat website. Server (gedung Mall) kami dihuni oleh banyak pelanggan, masing-masing pelanggan mempunyai batas penggunaan diskspace (batasan ruangan) dan tentu saja setiap pelanggan mengoperasikan websitenya masing-masing.

Jenis  Web Hosting


  • Free Hosting
Merupakan layanan web hosting gratis. Anda biasanya cukup mendaftarkan diri dan menempatkan file web Anda di sana setelah diterima menjadi anggota. Sang penyedia biasanya juga menawarkan pemilihan subdomain untuk alamat situs pengguna dan menyediakan aplikasi instan untuk membuat website. Sang penyedia layanan umumnya memberikan batasan-batasan tertentu, atau menyisipkan iklan mereka di halaman web Anda sebagai balas jasa. Contoh: 000webhost, idhostinger, dan banyak lagi, termasuk yang berbasis blog seperti blogger dan wordpress. Cocok digunakan oleh orang yang ingin belajar membuat website atau blog.


  • Shared Hosting
Merupakan layanan web hosting berbayar yang paling murah. Secara teknis, penyedia layanan mengkapling-kapling sebuah server dan sumberdayanya (termasuk harddisk dan memori), sehingga dapat dipakai bersama-sama oleh puluhan hingga ratusan website. Pengguna layanan lantas cukup memilih paket "kapling" yang sudah disediakan, misalnya dengan ukuran space tertentu (10 MB, 50 MB, 100 MB, dst.). Hampir semua layanan web hosting Indonesia menawarkan paket shared hosting. Jenis jasa layanan ini paling banyak digunakan orang karena dikenal paling murah. Namun, karena sumberdayanya dipakai secara bersama dan ada pembatasan-pembatasan tertentu, shared hosting tidak cocok digunakan untuk website besar (yang ramai pengunjung atau membutuhkan sumberdaya tinggi).


  • Reseller Hosting
Merupakan layanan "makelar" web hosting. Mereka sebenarnya bukan pengelola layanan web hosting, namun perpanjangan tangan dari penyedia layanan web hosting tertentu, namun diberi kewenangan untuk menjual kembali, membuat paket-paket, dan menggunakan nama/label/merek sendiri untuk layanan hosting yang mereka tawarkan. Umumnya penyedia jasa hosting menawarkan model kerjasama reseller. Model ini cocok digunakan oleh orang yang ingin memulai bisnis web hosting namun masih memiliki keterbatasan sumberdaya (baik segi keuangan, kemampuan teknis, atau lainnya).


  • VPS Hosting
Merupakan layanan web hosting berbayar yang agak mahal. Secara teknis, penyedia layanan web hosting membagi sumberdaya sebuah server menjadi beberapa server virtual. Berbeda dengan shared hosting yang dipakai secara berjamaah, server yang dipakai untuk VPS hanya dibatasi untuk beberapa pelanggan saja agar performa masing-masing server virtual bisa terjaga kinerja dan sumberdayanya. Pengguna layanan VPS bisa memilih paket yang disediakan (biasanya perbedaan terletak pada besarnya space, batasan bandwidth, alokasi memori yang diberikan, dan bantuan teknis pengelolaannya). VPS (Virtual Private Server) memiliki kelebihan pada keleluasaan pelanggan dalam mengelola hosting yang disewanya, karena masing-masing memiliki hak akses ke root, memilih sistem operasi, menginstal aplikasi sendiri, dan bisa digunakan untuk beberapa website sekaligus. VPS cocok untuk website skala menengah ke atas (ramai pengunjung) atau digunakan oleh orang yang memiliki website banyak.


  • Dedicated Hosting
Merupakan layanan web hosting berbayar yang cukup mahal. Penyedia layanan web hosting menyewakan sebuah server kepada seorang pelanggan saja. Pelanggan secara penuh dapat menggunakan server dan sumberdaya untuk kebutuhan sendiri, seakan-akan menjadi pemilik server tersebut. Jadi penyedia hanya memiliki fisik server, namun penggunaan, kontrol, dan segala resiko sistem di server menjadi hak dan tanggung-jawab sang pelanggan/penyewa. Jenis ini sangat cocok digunakan oleh website, intitusi atau organisasi skala besar yang ingin "memiliki" server sendiri tanpa harus berinvestasi untuk membeli server internet.


  • Colocation Hosting
Merupakan layanan web hosting berbayar yang paling mahal. Penyedia layanan hanya menyediakan tempat dan prasarana pendukung, adapun pelanggan harus menyediakan komputer server sendiri. Jadi penyedia layanan colo hanya menyewakan tempat, akses internet, dan jasa perawatan server. Pelanggan juga bisa menugaskan seseorang untuk merawat server di data center, memperbaiki kerusakan, dan sebagainya. Model ini sangat disarankan bagi institusi dan organisasi besar.